Kejadian Langka, Tim Pep Guardiola Kalah Penguasaan Bola
Pep Guardiola menorekhan rekor terendah dalam penguasaan bola saat Manchester City menang 2-1 atas Chelsea, Minggu (24/11) dini hari WIB tadi.
Sosok asal Catalunya itu dikenal akan filosofinya dalam memainkan bola, dengan timnya diajarkan untuk mendominasi.
Setelah memperkenalkan tiki-taka kepada dunia di Barcelona, Pep lantas merasakan banyak kesuksesan bersama raksasa LaLiga tersebut.
Ia kemudian juga meraih banyak sukses di Bayern Munich dan lantas membawa kualitas dalam permainannya saat mengambil alih tampu kepemimpinan City.
Pep memang gagal memberikan gelar di musim pertamanya di Etihad Stadium, namun berhasil meraih gelar liga beruntun dan treble pada 2018/19 kemarin.
Namun di matchday ke-13 Liga Primer Inggris semalam, timnya justru kalah dominan dari Chelsea arahan Frank Lampard. Tercatat, City hanya mengukir 46,74 penguasaan bola dan itu menjadi catatan terendahnya dalam 381 pertandingan di kompetisi teratas.
46.74 – Man City’s possession figure of 46.74 today is the lowest recorded by a side managed by Pep Guardiola in any of his 381 top-flight matches in charge. Academic. #MCICHE
— OptaJoe (@OptaJoe) November 23, 2019
Pep pun tak ragu memuji Chelsea setelah itu. Ia mengatakan: “Mereka sangat bagus, mereka tim yang luar biasa. Ini adalah Chelsea. Ketika Anda melihat mereka dalam 20 tahun terakhir, Chelsea bukanlah tim buruk. Enam atau tujuh tahun terakhir City memenangkan lebih banyak gelar, namun sebelum itu ada Manchester United dan Chelsea – mereka dahulu yang terbaik.”
Di partai semalam, City mendapatkan kemenangannya berkat gol-gol Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez, setelah sebelumnya kebobolan terlebih dahulu melalui N’Golo Kante.